Replies

  • Replying to @dhyhde @Bimonesia and 2 others

    izin berkomentar mba, klo dari pndangan saya sbnernya simple sih mba. Kalau bicara ssuatu sdah spatutnya kita dngarkan apa kata pakarnya, terutama soal agama. Sangat tidak bijak kalau kita hnya mnggunakan akal dan emosi kita saja.

    1
    0
    0
  • Replying to @mtrisuryanas @dhyhde and 3 others

    Kalau mnurut logika kita hal itu benar, blum tentu mnurut agama hal itu benar. Memangnya, sberapa hebatnya diri kita bsa mngandalkan logika dalam segala hal. Smentara yg pling tau dg yg bnar dan yg salah tentulh Zat yang menciptkan kita.

    1
    0
    1
  • Replying to @mtrisuryanas @dhyhde and 3 others

    Nah, dalam hal ini, terkait pndngan agama thdp ssuatu, terutama Islam, tntulah pakrnya adalah ulama. Krena itulah diperlukannya pngaji2an agar kita bsa satu frekuensi dg ulama, dg kbnaran mnurut agama, bkan skdar logika kita saja.

    1
    0
    0
  • Replying to @mtrisuryanas @dhyhde and 3 others

    Sbgian bsar ulama yg saya tau mnyatakan klo pbuatan mreka jlas pnistaan. Ya jdi sbnarnya, klo mmng ada ulama yg mngtakan klo itu bkan pnistaan, ya sdah, brrti mba bsa mngikuti ulama itu. Itu aja sih mba. Mhn maaf klo agak pnjang. Wallahu a'lam.

    1
    0
    0
  • diah
    5 months ago

    Replying to @mtrisuryanas @Bimonesia and 2 others

    Menanggapi pernyataan mas, saya ada dua pertanyaan, kiranya mohon dijawab : 1. Siapa 'sebagian besar ulama' yang anda maksud? 2. Apakah anda sepakat dgn cara ulama yg menanggapi permasalahan ini dgn memviralkan video "provokatif" di medsos & berujung persekusi thdp coki muslim?

    1
    0
    0
  • diah
    5 months ago

    Replying to @dhyhde @mtrisuryanas and 3 others

    jikapun memang benar ulama yang anda maksud menganggap itu penistaan. saya rasa ada cara yang lebih bijak untuk menyelesaikannya, misalnya teguran secara personal, atau ajak bertemu utk klarifikasi. kita sepakat pemuka agama harusnya "mendinginkan", bkn memanaskan, iya kan? :)

    1
    0
    1
  • Replying to @dhyhde @Bimonesia and 2 others

    hmm kalau soal viral-memviralkan spertinya sudah dlam konteks yg bbeda mba. Kalau ulama mnyampaikan hal itu dalam cramahnya atau pngajiannya tntulah itu perkara yg sngat wajar, krena mmang mnyampaikan itu adalah "tugas" ulama.

    1
    0
    0
  • Replying to @mtrisuryanas @dhyhde and 3 others

    Saya pkir tidak rasional juga jika hrus dipanggil satu2 kmudian djlaskan kepada mreka satu2. Lalu, tkait soal panas-memanasi, setau saya, seperti UAS misalnya, tidak ada yg sperti itu mba. Tidak ada ulama yg memanas2i mba :).

    1
    0
    0
  • Replying to @dhyhde @Bimonesia and 2 others

    Hanya membantu menjawab mba, sudah jelas tidak boleh membawa agama dalam "candaan" untuk membuat suatu golongan "tertawa" maupun tujuan mas tretan adalah toleransi. karena cara beliau yg salah, karena tidak ada samanya Yang Hak dan yang batil.

    6
    4
    30
  • diah
    5 months ago

    Replying to @iqbalproject23 @Bimonesia and 2 others

    kalau persekusi dan ancaman pembunuhan, boleh?

    3
    0
    12
  • diah
    5 months ago

    Replying to @F2aldi @Bimonesia and 2 others

    mereka ga dengerin cak nun, mas bro.

    mereka ga dengerin cak nun, mas bro.

  • Replying to @dhyhde @anisya__ @FiersaBesari

    Bahkan tidak bisa disebut seorang muslim, apabila melihat tetangganya kelaparan. Kurang humanis apa sih islam tuh

    0
    0
    0
  • Wahyu
    5 months ago

    Replying to @dhyhde @Bimonesia and 2 others

    Nah ini ni👏👏👏

    0
    0
    0